Pantai Batu Bengkung: Objek Wisata Dengan Gugusan Karang

Pantai Batu Bengkung: Objek Wisata Dengan Gugusan Karang

Malang memang selalu mempesona kita dengan keindahan pantainya. Keindahan pantai-pantai yang berada di pesisir selatan pulau jawa ini memang sudah tidak diragukan lagi. Ketika anda ingin berpariwisata ke Malang, belum lengkap rasanya apabila tidak berkunjung ke Pantai batu Bengkung. Pantai Bentung terletak di Jl. Jalur Lintas Selatan, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. lokasi tempat ini lumayan jauh dari pusat Kota Malang dengan menempuh waktu jarak sekitar 64 Km dengan perjalanan waktu kisaran 2 jam. Rute menuju objek wisata ini bisa melalui 2 rute yang bisa ditempuh oleh wisatawan, rute pertama dari Kota Malang anda akan melewati pertigaan Pabrik Gula Krebet Bululawang.

Anda bisa mengambil jalur lurus ke arah seletan menuju Gondanglegi dan terakhir anda masuk ke Kecamatan Bantur. Setelah itu anda akan masuk ke pertigaan jalan Jalur Lintas Selatan. Anda belok kiri mengikuti jalan jalur lintas selatan sampai menemukan petunjuk arah menuju pantai bengkung. Rute yang kedua, dari pertigaan Pabrik Gula Krebet Bululawang, anda  belok kiri menuju arah Kecamatan Turen, kemudian masuk ke Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan anda akan melewati Pantai Sendang Biru dan pantai lainnya dan anda belok kanan menuju ke Jalan Jalur Lintas Selatan menuju ke Pantai Bengkung. Tentu antara kedua rute tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan. Untuk rutepertama merupakan jalur cepat, namun apabila pada hari libur atau akhir pekan, biasanya ramai wisatawan dan macet sehingga anda bisa mengambil jalan alternatif melalui rute 2.

Pantai batu bengkung memiliki keistimewaan dan ciri khas yang tidak dimiliki oleh pantai lain, yaitu terdapat bebatuan yang mengelilingi pantai. Menariknya, penamaan pantai ini dengan nama Bengkung karena bebatuan tersebut berbentuk melengkung dan menyerupai perempuan yang dalam keadaan dibengkung. Bengkung merupakan biasanya disebut dengan sabuk panjang, dimana semacam kain selendang yang digunakan ibu-ibu jawa terdahulu. Biasanya setelah melahirkan, ibu-ibu tersebut melakukan teknik bengkung untuk melangsingkan kembali perutnya setelah melahirkan. Selain itu ombak disini cukup besar dan tinggi, bahkan bisa mencapai 3 meter bahkan lebih apabila cuaca buruk. Namun jangan khawatir, ketika ombak di pantai ini mengakami pasang, terdapat kolam renang alami yang berada dibibir pantai yang bisa anda gunakan untuk berenang. Kolam ini terbentuk karena terdapat cekungan dan airnya berasal dari ombak yang membawanya ke tepi pantai. Air tersebut terhalang kembali kelaut akibat terdapat cekungan batu karang tersebut yang terbentang sepanjang pantai. Untuk airnya sudah tidak diragukan lagi, sangat jernih dan sangat memanjakan mata. Wisatawan dapat berenan bebas dengan udara yang segar dan sejuk, ditemani ikan-ikan kecil yang beranekaragam jenis sebelum air laut mengalami surut.

Selain itu, pantai ini memiliki bukit karang yang khas. Biasanya bukit ini digunakan wisatawan untuk mengabadikan momen dengan berfoto, bersantai sambil menikmati sunset dan sunrise. Sunset biasanya oleh wisatawan merupakan aktifitas yang wajib apabila berkungjung ke pantai. Belum ke pantai rasanya apabila tidak menikmati sunset. Bisa dikatakan pantai Bengkung ini merupakan tempat yang pas untuk menikmatu sunset, karena pantai ini salah satu pesisirnya menghadap langsung ke arah barat, selain itu anda juga bisa menikmati sunset dari atas bukit sambil berfoto. Tentu momen ini pasti sangat berharga bagi wisatawan. aBukit ini menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati pemandangan. Dari atas bukit anda akan dimanjakan dengan pemandangan dengan hamparan laut Samudra yang sangat luas.

Wisatawan tidak perlu mengeluarkan uang banyak apabila ingin masuk keindahan panaroma di pantai Bengkung ini. Tiket masuk wisatawan hanya Rp 10.000 er orang dan biaya parkir sebesar Rp 5.000 dan Rp 10.000 apabila anda ingin menginap bermalam di pantai ini. Dengan biaya semurah itu, anda bisa mendapatkan keindahan pantai Bengkung yang sangat eksotis. Fasilitas yang disediakan juga masih standar sebagaimana fasilitas pantai lainnya seperti Kamar Mandi, Toilet, Musholla dan Warung Makan. Dipantai ini belum ada tempat penginapan, sehingga jika anda ingin bermalam disini anda bisa mendirikan tenda. Pantai ini buka selama 24 jam untuk menyambut wisatawan berkunjung.

Tulisan Terkait

Tinggalkan balasan Anda di sini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *